jump to navigation

Mendaki Gunung Merapi 2968 Mdpl 15 Februari 2009

Posted by Nashori Ws in MENDAKI GUNUNG.
trackback

Gunung Merapi sebenarnya tidak terlalu tinggi untuk ukuran gunung-gunung yang ada di propinsi Jawa Tengah. Akan tetapi jangan dilihat hanya dari ketinggiannya saja. Karena biarpun termasuk gunung di bawah kepala 3,tapi kalau sedang “marah”,bisa merepotkan semua orang.

Gunung Merapi secara geografis masuk dalam 4 wilayah kabupaten. Yakni Kabupaten Boyolali, Magelang, Klaten (Jawa Tengah) dan Kabupaten Sleman (DIY).

Bagi para pendaki, jalur untuk mencapai puncak Merapi bisa melalui beberapa pos pendakian. Pos pendakian dari sisi barat adalah Pos Babadan. Namun jalur ini terlalu sulit untuk dilewati, karena medannya terlalu terjal dan sering berubah-ubah. Jalur Babadan merupakan lintasan “wedus gembel” manakala Merapi sedang mengamuk.

Berikutnya jalur selatan atau jalur Mbah Marijan. Pos pendakian dusun Kinahrejo Desa Umbul Harjo ini menjadi sangat terkenal karena basecamp pendaki menempati ke diaman juru kunci Gunung Merapi dari Kraton Yogyakarta, Mbah Marijan.

Menurut kepercayaan, sisi depan gunung Merapi adalah kalau di lihat dari dusun Kinahrejo ini. Namun jalur pendakian dari pos ini tak jauh beda dengan jalur Babadan. Sulit dan sangat tidak di anjurkan untuk pendaki pemula. Rata-rata pendakian lewat Kinahrejo mentok di pos Rudal. Karena jalan ke puncak Merapi terhalang oleh gugusan kubah lava bekas letusan yang terjadi berkali-kali.

Pos pendakian yang paling bersahabat bagi para pendaki Gunung Merapi adalah pos sisi utara, yakni Selo. Pos pendakian ini berada di Dusun Plalangan Desa Lencoh Kecamatan Selo. Rumah yang di jadikan basecamp dan tempat pendaftaran bagi pendaki adalah rumah keluarga Pak Min (panggilan akrabnya).

Dari basecamp ini pendaki bisa mempersiapkan semua perlengkapan untuk bekal naik ke puncak Merapi. Dari Pos Plalangan menuju puncak Merapi bisa di tempuh dalam waktu sekitar 5 jam (perjalanan santai). Karenanya bagi yang ingin menyaksikan sunrise, sebaiknya mengawali pendakian sekitar jam 23.00 malam dengan target istirahat di lembah Pasar Bubrah. Dari lembah pasar Bubrah menuju ke puncak Merapi bisa di tempuh kurang lebih selama 1 jam.

Transportasi Darat Menuju Ke Gunung Merapi
Dari Jakarta naik bus jurusan Boyolali. kemudian Boyolali ke Cepogo dengan minibus. Nyambung lagi dengan minibus jurusan Cepogo – pasar Selo. Kalau sedang beruntung kadang-kadang ada angkutan yang dari Boyolali langsung ke Selo. Perlu di catat di sini bahwa trayek angkutan yang ke arah Selo cuma sampai jam 17.00 sore. Lewat dari jam ini bisa naik pickup yang mengangkut sayuran.

Dari arah selatan : Jogja ke Muntilan. Dari Muntilan di lanjutkan dengan angkot jurusan Pasar Talun. Setelah sampai di Talun, di sambung dengan angkutan Talun – Tlatar – Kerep pass – Jrakah. Terakhir dari Jrakah ke Selo.

Alternatif lain adalah dengan bus Semarang – Jogja, turun di perempatan Blabak. Lalu di lanjutkan dengan angkutan Blabak – Tlatar.

Setelah sampai di pertigaan pasar Selo, kita bisa jalan kaki sekitar 1 kilometer ke pos pendakian di Dusun Plalangan Lencoh.

Sedangkan kalau mau mendaki dari pos pendakian Mbah Marijan, dari terminal Jogja kita naik angkutan yang menuju ke obyek wisata Kaliurang Kabupaten Sleman. Dari Kaliurang di lanjutkan dengan hiking ke Dusun Kinahrejo Desa Umbul Harjo Kecamatan Cangkringan.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: