jump to navigation

Jual Beli 4 November 2009

Posted by Nashori Ws in CELOTEH.
trackback

Pengertian jual beli menurut syariat agama yaitu kesepakatan tukar menukar benda untuk memiliki benda tersebut selamanya. Syarat-syarat jual beli menurut Islam adalah sebagai berikut :

1. Penjual dan pembelinya haruslah:
a. Baligh
b. Berakal sehat
c. Atas kehendak sendiri bukan paksaan.

2. Uang dan bendanya haruslah :
a. Halal dan suci menurut agama.
b. Barang jualan bermanfaat.
c. Keadaan barang bisa di serah terimakan. Tidak sah menjual barang yang tidak dapat diserah terimakan.
Misalnya: Menjual ikan dalam laut atau menjual bintang di langit.
d. Keadaan barang diketahui oleh penjual dan pembeli.
e. Barang milik sendiri.
Rosulallah Saw bersabda :
“Tidak sah jual beli melainkan atas barang yang dimiliki” (H.R. Abu Dawud dan Tirmidzi).

3. Ijab Qobul.
Seperti peryataan penjual, “Saya jual barang ini dengan harga sekian.”
Pembeli menjawab, “Baiklah saya beli.”
Sabda Rosulallah Saw. :
“Sesungguhnya jual beli itu hanya sah jika suka sama suka.” (H.R. Ibnu Hiban).

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: